Selasa, 17 Januari 2012
BAB 2
Nilai Dan Norma Sosial
Nilai Dan Norma Sosial
A. Nilai Sosial
1. Pengertian Nilai Sosial
Nilai merupakan sekumpulan sikap perasaan atau anggapan terhadap sesuatu hal mengenai baik-buruk, benar-salah, atau mulia-hina.
5 pokok nilai budaya menurut C. Kluckhohn:
v Nilai hakikat hidup manusia,
v Nilai hakikat karya manusia,
v Nilai hakikat kedudukan manusia dalam ruang dan waktu,
v Nilai hakikat hubungan manusia dengan alam dan,
v Nilai hakikat hubungan manusia dengan sesama.
Beberapa definisi nilai sosial dari para ahli:
v a. Kimball Young: nilai sosial adalah asumsi abstrak dan sering tidak disadari tentang apa yang benar dan apa yang penting.
v b. A.W.Green: nilai sosial adalah kesadaran yang secara relatif berlangsung disertai emosi terhadap objek.
v c. Woods:
nilai sosial adalah petunjuk umum yang telah berlangsung lama yang
mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari
v Kesimpulan:
nilai sosial adalah penghargaan yang diberikan masyarakat kepada bentuk
sesuatu yang baik, penting, pantas, serta memiliki daya guna
fungsional.
2. Jenis Nilai Sosial
Menurut Notonegoro nilai sosial dibagi 3 yaitu:
v Nilai material: segala sesuatu yang berguna bagi jasmani manusia.
v Nilai vital: segala sesuatu yang berguna bagi aktivitas manusia
v Nilai kerohanian: segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.
3. Ciri Nilai Sosial
1.Tercipta melalui interaksi
2. Dapat ditularkan dari kelompok satu ke kelompok lain
3. Diperoleh, dicapai, dan dijadikan milik diri melalui proses belajar
4. Memuaskan manusia
5. Merupakan asumsi abstrak
6. Berkaitan satu dengan yang lain
7. Beragam bentuk sistemnya
8. Melibatkan emosi
2. Dapat ditularkan dari kelompok satu ke kelompok lain
3. Diperoleh, dicapai, dan dijadikan milik diri melalui proses belajar
4. Memuaskan manusia
5. Merupakan asumsi abstrak
6. Berkaitan satu dengan yang lain
7. Beragam bentuk sistemnya
8. Melibatkan emosi
B. Norma Sosial
1. Pengertian Norma Sosial
Norma merupakan ukuran yang digunakan oleh masyarakat untuk mengukur apakah tindakan yang dilakukan masyarakat benar.
2. Jenis Norma Sosial
a. Dilihat dari sanksinya
v Tata cara (Usage)
v Kebiasaan (Folkways)
v Tata kelakuan (mores)
v Adat (Customs)
v Hukum (Laws)
b. Dilihat dari sumbernya
v Norma agama
v Norma kesopanan
v Norma kesusilaan
v Norma hukum
3. Fungsi Norma Sosial
Ú Sebagai pedoman dalam masyarakat
Ú Merupakan wujud konkret dari nilai-nilai yang
ada di masyarakat
Ú Suatu standar dari berbagai kategori tingkah laku suatu
masyarakat
MATERI SOSIOLOGI KLS X
BAB 1
SOSIOLOGI SEBAGAI ILMU TENTANG MASYARAKAT
Konsep Dasar Sosiologi
1. Konsep dan Definisi Sosiologi
Sosiologi
berasal dari kata socious dan dan logos (bahasa Yunani) yang berarti
kata, perkataan atau pembicaraan. Secara harfiah, sosiologi berarti
berbicara mengenai masyarakat
Beberapa definisi sosiologi
- Sosiologi dapat didefinisikan sebagai studi ilmiah tentang masyarakat san tentang aspek kehidupan manusia yang diambil dari “kehidupan didalam masyarakat” (Ensiklopedia Ilmu-Ilmu Sosial)
- Auguste Comte, sosiologi adalah ilmu yang terutama mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama dengan sesamanya
- J.A.A. van Doorn dan C.j. Lammars, sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil
- William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkoff, sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial, dan hasilnya yaitu organisasi sosial.
- Roucek dan Warren, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan manusia dengan kelompok.
- Selo oemardjan dan Soeleiman Soemardi, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial, proses sosial, dan perubahan sosial.
- Pitirim A. Sorokin, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari:
1. hubungan maupun pengaruh timbal balik antara gejala sosial daqn gejala nonsosial,
2. ciri-ciri umum dari semua jenis gejala atau fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat,
3. hubungan maupun pengaruh timbal balik antara berbagai gejala sosial, seperti antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, dan gerakan masyarakat dengan politik.
2. Sifat Hakikat Sosiologi
- Sosiologi termasuk rumpun ilmu sosial, bukan ilmu pengetahuan alam ataupun ilmu kerohanian.
- Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang kategoris,artinya sosiologi membatasi diri dengan apa yang terjadi dan bukan pada apa yang seharusnya terjadi.
- Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan murni, bukan ilmu terapan
- Sosiologi merupakan ilmu penetahuan yang absrak, artinya yang diperhatikan adalah pola dan peristiwa yang terjadi dalam masyarakat.
- Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian dan pola-pola umum.
- Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang rasional, terkait dengan metode yang digunakannya.
- Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan umum, bukan ilmu pengetahuan yang khusus. Artinya sosiologi mengamati dan dan mempelajari gejala-gejala umum yang ada pada setiap interaksi dalam masyarakat secara empiris.
ciri-ciri sosiologi
n Empiris, karena didasarkan pada pengamatan terhadap kenyataan-kenyataan sosial dan hasilnya tidak bersifat spekulatif
n Teoritis, artinya sosiologi selalu berusaha untuk menyusun kesimpulan dari hasil-hasil observasi untuk menghasilkan teori keilmuan.
n Kumulatif, artinya teori-teori dalam sosiologi dibentuk atas dasar teori-teori yang sudah ada sebelumnya.
n Nonetis,
artinya sosiologi tidak mempersoalkan baik buruknya fakta, tetapi lebih
penting menjelaskan fakta tersebut secara analitis dan apa adanya.
- Objek Studi Sosiologi
Objek
studi sosiologi adalah masyarakat, dengan menyoroti hubungan antar
manusia dan sebab akibat yang timbul dari hubungan tersebut.
- Kegunaan Sosiologi
- Perencanaan Sosial, adalah kegiatan untuk mempersiapkan masa depan kehidupan masyarakat secara ilmiah dan bertujuan untuk mengatasi berbagai hambatan. Perencanaan sosial lebih bersifat preventif
- Penelitian
- Pembangunan, merupakan suatu proses perubahan di segala bidang kehidupan yang dilakukan secara sengaja berdasarkan suatu rencana tertentu.
Faktor-Faktor Masalah Sosial
1) Ekonomis, misalnya kemiskinan, pengangguran, dan bencana alam
2) Biologis, misalnya penyakit menular dan wabah.
3) Psikologis, misalnya penyakit syaraf, bunuh diri, dan disorganisisi sosial.
4) Kebudayaan, misalnya kejahatan, perceraian, kenakalan remaja, konflik etnis, dan konflik agama.
Masalah social
Akan tetapi, pada umumnya yang dianggap
masalah sosial yaitu:
1) Kemiskinan
2) Kejahatan
3) Disorganisasi keluarga
4) Masalah generasi muda
5) Peperangan
6) Pelanggaran terhadap norma masyarakat
7) Masalah kependudukan dan
8) Masalah lingkungan hidup
Metode-Metode Sosiologi
- Metode Statistik
Metode ini banyak dipakai untuk menunjukkan hubungan atau pengaruhkausalitas serta memperkecil prasangka pribadi atau sepihak.
- Metode Eksperimen (Percobaan)
Metode
ini dilakukan oleh dua kelompo. Kelompok pertama merupakan kelompok
eksperimen, dan kelompok kedu sebagai kelompok kontrol.
- Metode Induktif dan Deduktif
Metode yang digunakan untuk memperoleh kaidah umum dengan mempelajari gejala yang khusus.
- Metode Studi Khusus
digunakan untuk meneliti kebenaran peristiwa-peristiwa tertentu
- Metode Survei Lapangan
Digunakan untuk memperoleh data yang hanya ada pada kehidupan masyarakat secara langsung
- Metode Partisipasi
Digunakan untuk mengadakan penelitian mendalam tentang kehidupan kelompok.
- Metode Empiris dan Rasionalistis
empiris
menyadarkan diri pada fakta yang ada dalam masyarakat melalui
penelitian,rasionalistis mengutamakan pemikiran sehat untuk mencapai
pengertian tenteng masalah-masalah kemasyarakatan
- Metode Fungsionalisme
Bertujuan untuk meneliti kegunaan lembaga-lembaga kemasyarakatan dan struktur sosial dalam masyarakat.
- Metode Studi Pustaka
Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data atau keterangan dari buku-buku literatur di perpustakaan
Konsep-Konsep tentang Realiatas Sosial Budaya
Berikut ini beberapa realitas sosial budaya
yang terdapat pada masyarakat.
- Masyarakat
adalah
sekumpulan manusia yang menempati wilayah tertentu dan membina
kehidupan bersama dalam berbagai aspek kehidupan atas dasar norma sosial
tertentu dalam waktu yang cukup lama.
- Interaksi Sosial
adalah hubungan dan pengaruh timbal balik antar individu, individu dengan kelompok, kelompok denagan kelompok.
- Status dan Peran
Status dan peran tidak dapat dipisahkan, keduanya saling beriringan
- Nilai
adalah segala sesuatu yang dianggap baik dan benar oleh anggota masyarakat dan merupakan sesuatu yang diidam-idamkan
- Norma
Norma dibuat untuk melaksanakan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat yang telah dianggap baik dan benar.
Macam-macam norma yang ada dalam masyarakat:
- Norma agama
- Norma adat atau kebiasaan
- Norma kesusilaan atau kebiasaan
- Norma hukum
- Lembaga Sosial(Pranata Sosial)
- Sosialisasi
merupakan proses individu belajar berinteraksi di tengah-tengah masyarakat
- Perilaku Menyimpang
merupakan bentuk perilaku masyarakat yang tidak sesuai dengan norma dan nilai sosial yang belaku.
- Pengendalian Sosial
yaitu usaha yang dilakukan agar masyarakat berperilauku sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku.
- Proses Sosial
merupakan proses interaksi dan komunikasi antar komponen masyarakat dari waktu ke waktu hingga mewujudkan suatu perubahan
- Perubahan Sosial Budaya
adalah
perubahan struktur sosial dan budaya akibat adanya ketidaksesuaian
antara unsur-unsurnya sehingga memunculkan suatu corak sosial budaya
baru yang dianggap ideal
- Kebudayaan
adalah semua hasil cipta, rasa, karsa manusia dalm hidup bermasyarakat.
kebudayaan dapat berbentuk:
a. artefak
b. sistem aktifitas
c. sistem ide atau gagasan
kebudayaan
secara universal terdiri dari 7 unsur:bahasa, religi, seni, sistem
kemasyarakatan, sistem ekonomi, sistem ilmu pengetahuan, dan teknologi
Hubungan antara Berbagai Konsep Realitas Sosial Budaya
- Masyarakat dan Kebudayaan
- Masyarakat dan Interaksi Sosial
- Status dan Peranan
- Nilai, Norma, dan Lmbaga Sosial
- Perilaku Menyimpang dan Pengendalian Sosial
Data tentang Realitas Sosial dan Permasalahan Sosial
- Penurunan Kualitas Moral (Demoralisasi)
Beberapa indikasi yang menunjukkan suatu bangsa mengalami gejala demoralisasi:
a.kuantitas dan kualitas kriminalitas sosial semakin meningkat
b.terjadinya kerusuhan yang bersifat anarkis
c.konflik sosial semakin marak
d.tindakan korupsi semakin merajalela
e.meningkatnya jumlah pemakai dan pengedar narkoba
f.pergaulan bebas semakin marak
- Terorisme
adalah
tindakan yang membuat kerusakan-kerusakan di dalam masyarakat dengan
tujuan menyebarkan rasa takut serta mengancam keselamatan publik.
- Merebaknya Kasus Perdagangan Anak
- Meningkatnya Angka Kemiskinan
akibat yang timbul dari meningkatnya angka kemiskinan:
a.penurunan tingkat kesehatan masyarakat akibat kekurangan gizi
b.munculnya demoralisasi yang ditandai dengan meningkatnya angka kriminalitas
- Kenakalan Remaja (Delinkuensi)
adalah
semua perbuatan anak remaja yang berlawanan dengan ketertiban umum yang
ditujukan pada orang lain, binatang, barang-barang yang dapat
menimbulkan bahaya atau kerugian pada pihak lain.
Rabu, 28 September 2011
GLOSARIUM
BAB 1
Kontak Sosial : Proses yang terjadi antar manusia dengan bersentuhan baik secara fisik atau verbalSosiolog : Suatu ilmu pengetahuan apabila sosiologi mengembangka suatu kerangka pengetahuan yang tersusun, teruji yang didasarkan pada penelitian ilmiah.
Sciences : Pengetahuan (knowledge) yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan cara berfikir ilmiah. Berfikir ilmiah merupakan kegiatan berfikir yang memenuhi persyaratan tertentu.
Empiris : Berdasarkan observasi terhadap kenyataan dan tidak berdasarkan praduga.
Kumulatif : Teori-teori yang disusun berdasarkan teori-teori yang sudah ada atau memperbaiki, memperluas serta memperkuat teori-teori yang sudah lama.
Nonetis : Tidak mempersoalkan baik dan buruk, tetapi untuk memperjelas kajian/masalah secara lebih dalam,mengabaikan nilai yang dimiliki oleh data tersebut, baik atau buruknya, pantas atau tidaknya.
Studi Kepustakaan : Survei atas semua penelitian yang telah dilakukan mengenai masalah yang akan diteliti.
Hipotesis : Yaitu mengembangkan lebih lebih dari satu masalah yang akan diteliti
Metode penelitian kuantitatif : Merupakan metode yang menggunakan bahan keterangan dengan menggunakan angka-angka sehingga gejala yang diteliti dapat diukur dengan menggunakan skala, tabel,
indeks dan formula yang semuanya menggunakan ilmu pasti.
Sociometry : Merupakan kumpulan konsep dan metode yang bertujuan untuk menggambarkan dan meneliti hubungan antar manusia dalam masyarakat secara kuantatif
Library Research : Suatu cara memperoleh data dengan mempelajari buku-buku di perpustakaan yang merupakan hasil dari para peneliti terdahulu.
Keluarga : Merupakan kesatuan sosial yang dipersatukan oleh ikatan perkawinan darah, terdiri atas suami, istri dan anak-anak.
Masyarakat : Sekelompok manusia yang permanen melakukan inter-aksi antar individu dengan individu, individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok.
Komunitas : Satuan sosial yang didasari oleh lokalitas, mempunyai ikatan solidaritas yang kuat antar anggotanya sebagai akibat kesamaan tempat tinggal, memiliki perasaan membutuhkan satu sama lain, serta keyakinan tanah dimana tempat mereka tinggal memberikan kehidupan kepada mereka
Asosiasi : Suatu kehidupan bersama antar individu dalam suatu ikatan.
Small Group : kelompok yang terdiri sekurang-kurangnya dua orang,masing-masing menjalin hubungan untuk mencapai tujuan tertentu.
Klik (Clique) : Kelompok kecil yang terbentuk dari suatu kelompok yang lebih besar, karena frekuensi hubungan yang relatif tinggi atau sering bertemu.
Cressive Group : yaitu kelompok yang timbul karena reaksi spontan, terbentuk karena ketidaksengajaan, memiliki kepentingan yang sama dan tujuan yang sama, serta tempat tinggal yang berdekatan.
BAB 2
Material : Bakal yang dipakai sebagai bahan untuk membuat barang lain.
Modernisasi : Proses pergeseran sikap dan mentaliatas sebagai warga masyarakat untuk bisa hidup sesuai dengan tuntutan masa kini.
Sanksi : Tindakan-tindakan hukum untuk memaksa orang lain menepati perjanjian atau mentaati ketentuan undangundang.
Seks : Jenis kelamin.
Subjektif : Parangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. Mengenai atau menurut pandang (perasaan) sendiri, tidak langsung mengenai pokok atau halnya.
Identitas : Ciri-ciri atau keadaan khusus seseorang, jatidiri.
Interaksi : Hal saling melakukan aksi, berhubungan, mempe-ngaruhi, antar hubungan
Adaptasi : Penyesuaian terhadap lingkungan, pekerjaan, pelajaran.
Cipta : baru, angan-angan kreatif.
Budaya : Pikiran, akal budi, adat istiadat, sesuatu mengenai kebudayaan yang sudah berkembang, sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan yang sukar diubah.
Estetika : Cabang filsafat yang menelaah dan membahas seni dan keindahan serta tanggapan manusia terhadapnya.
Vital : Sangat penting (untuk kehidupan, dan sebagainya).
Sabtu, 04 Desember 2010
SKL 4
21. diferensiasi sosial merupakan pembedaan masyarakat secara…
a. horizontal
b. vertikal
c. hierarkis
d. bertingkat-tingkat
e. berganti-ganti
sumber:http://belajarsosio.blogspot.co.id/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar